Kisah Cintaku Dengan Tante Siska

April 02, 2019
realpokerindonesia - Saya seorang pria berusia 24 tahun, yang baru saja menyelesaikan studi 1 tahun. Sekarang kisah ini terjadi pada 2008 setelah saya lulus kuliah. Saya belajar di Bandung di salah satu universitas di akademi komputer, seperti kebanyakan siswa lain setelah lulus, saya diberi banyak tautan untuk bekerja baik dari kampus maupun hubungan. Saya memutuskan untuk menerima pekerjaan dari suatu hubungan, sepupu saya, ibu saya, yang dipanggil Bibi Kartika.

Meskipun relasi , ternyata saya tetap harus menjalankan proses2 interview dan proses lainnya. Bocoran dari ibu sih , Tante Kartika sepupunya itu terkenal sebagai wanita yang tegas dan mandiri. Akhirnya datang juga hari interview itu, awal pertemuan saya dengan Tante Kartika yang akhirnya saya sebut dengan Tante Ikha. Saya berjalan masuk ke ruangan Tante Ikha dengan dag dig dug, karena saya belum punya pengalaman kerja sama sekali. Tapi dalam hati saya berharap diberi keringanan karena saya kan keponakannya secara tidak langsung. Tapi ternyata dugaan saya salah, di depan saya berdiri bukan sosok tante yang ramah lemah lembut, Kesan pertama yang saya dapatkan justru sosok wanita tegas cenderung galak.
“Halo, silahkan duduk.” Tante Ikha menyalamiku tanpa menyinggung sedikitpun atau setidaknya beramah tamah selayaknya saudara. Setelah basa basi sebentar Tante Ikha langsung masuk ke dalam interview. “Ceritakan kepada saya tentang diri kamu, apa yang bisa kamu janjikan untuk perusahaan ini.” Saya bener2 speechless saat itu mungkin juga karena kurang PeDe dan kurang pengalaman. Intinya interview awal itu gagal total deh (menurut saya). Singkat cerita saya mengikuti test lain (bukan dengan tante Ikha) dan menurut saya dalam test itu saya cukup berhasil.
Ketika saya sedang menunggu di sofa sambil melihat lihat majalah, Tante Ikha datang menghampiri saya dan menyalami saya. “Kamu anaknya Tiur kan? halo saya Kartika.” Ternyata Tante Ikha adalah sosok yang ramah, yang setelah lama saya ketahui alasannya adalah beliau tidak mau mencampuri urusan pribadi dan urusan kantor. Saya masih ingat sekali Baju yang tante ikha pakai waktu itu. Kemeja abu-abu dengan garis merah marun dan Rok Hitam. Saya sempat tertegun juga dan agak tidak percaya Kalau tante Ikha umurnya sudah lewat kepala tiga(saat itu beliau 33tahun).
Singkat Cerita saya diterima di perusahaan tante Ikha, tapi bukan dengan status pegawai kontrak. Itupun dengan status paling bawah dan mengerjakan tugas2 yang sepele seperti Fotokopi, memindahkan File,bahkan membuat kopi. Selama dua bulan pertama saya bekerja saya sempat down, pekerjaan yang saya bayangkan selama ini bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Apa bedanya yang saya kerjakan sekarang dengan jadi office boy. Di awal2 saya bekerja uang gaji saya justru saya pakai untuk membeli rokok dan mentraktir teman sepulang kerja.
Hari terburuk di awal saya bekerja tanggal 18 Oktober 2008( ya saya ingat betul hari itu haha). Paginya saya ditagih oleh Bapak Kost untuk melunasi uang kost yang sudah saya habiskan mentraktir teman2. Siangnya saya dimarahi oleh atasan karena saya lupa membawa file yang beliau minta, Sorenya yang paling sial sewaktu saya membawa File2 berkas dokumen dari gedung satu ke gedung yang lain (kantor saya memiliki 2 gedung yang terpisah), saya menjatuhkan berkas2 itu dan otomatis berkas2 itu tidak bisa dipakai lagi karena jatuh di tanah yang becek.
Saya kembali ke gedung awal sambil kebasahan karena gerimis sambil membawa berkas2 yang belepotan lumpur. Di benak saya sudah terpikir untuk berhenti kerja, memang lebay nih tapi saat itu saya benar2 merasa hidup saya tidak berarti. Waktu saya mau masuk ke ruangan saya dan membereskan barang2 saya , Tante Ikha masuk dan bertanya saya mau apa. Setelah sedikit mendengarkan penjelasan saya., dia hanya menatap saya dan dengan punggung tangannya dia menepuk tepat di jantung saya .
” Kalau kamu laki-laki , jangan lari dari masalah”. Setelah berkata begitu beliau pergi meninggalkan ruangan saya.Entah karena tertantang oleh omongannya atau juga mungkin pesona magic dari Tante Ikha , saya justru ingin menunjukan pada Tante Ikha kalau saya ini laki-laki. Singkat cerita saya minta maaf pada Tante Ikha karena saya sudah jadi pegawai yang cengeng , Tante Ikha tersenyum dan penyelesaian akhirnya justru saya diminta untuk tinggal dengan Tante Ikha. (akibat tunggakan kost saya menumpuk). Inilah awal saya jatuh cinta sama Tante saya sendiri. Sosok Wanita yang selalu saya kagumi dan sayangi.
Awal2 kehidupan saya bersama tante Ikha berjalan normal layaknya Keponakan dan Tantenya. Hanya saja tante Ikha juga bagai mentor buat saya, seusai Kerja biasanya kami Sering berdiskusi di ruang makan atau sambil menonton televisi. Di sini lah awal kedekatan saya dengan tante Ikha. Dari obrolan seputar program dan proyek kerja, hingga curhat yang lebih pribadi. Tante Ikha memuji saya , karena dari 4 divisi saya terpilih sebagai pegawai terbaru terbaik mewakili divisi tante Ikha. Hubungan saya dan tante Ikha semakin dekat. Saya kagum padanya , Dia juga bangga pada saya.
Hari itu bulan Desember tanggal 5 , di hari inilah hubungan saya dan tante Ikha yang lebih mendalam bermulai. Dimulai dari Tante Ikha yang dimarahi oleh atasan kami di Pagi hari, terlebih lagi beliau memarahi tante Ikha di hadapan bawahan2 tante Ikha. Saya tahu sebenarnya penyebab kinerja tante Ikha yang menurun selama seminggu belakangan ini diakibatkan adiknya bermasalah di kuliahnya.
(kasus kriminil ringan sehingga Tante Ikha dipanggil oleh Kampus selaku Walinya). Mungkin karena stress yang menumpuk ditambah dimarahi bos, usai jam kerja tante Ikha langsung saja menuju mobilnya sampai2 dia lupa kalau saya yang memegang kunci mobilnya.Karena melihat dia yang mukanya kusut (matanya juga sudah berkaca kaca hehe) , saya berinisiatif mengajak dia jalan2. Tante Ikha pasrah saja dan selama perjalanan dia lebih banyak diam dan menjawab seadanya pertanyaan dari saya ( mungkin dia juga menahan tangis).
Bagi yang tahu atau pernah ke Bandung pasti tahu daerah Dago , daerah ujung atas kota Bandung yang lumayan banyak restoran dan tempat2 yang cukup nyaman untuk berduaan. Sesudah makan saya mengajak tante Ikha ke semacam bukit/lapangan kosong yang oleh orang2 sekitar dinamakan Starlight. Biasanya orang kesana melihat2 Kota bandung , lampu2 dan juga melihat bintang. Karena lapangannya luas banyak mobil yang parkir disana, tapi banyak juga yang mesum karena tempatnya cukup gelap hehehe.
Setelah dipancing untuk curhat akhirnya dia menangis dan keluarlah semua emosi yang tersimpan. Sewaktu melihat tangannya saya melihat tangan mungil dibandingkan dengan tangan saya yang besar, baru saya menyadari tante Ikha juga wanita yang butuh perlindungan yang juga bisa menangis (biasanya sangat tegar). Saya sampaikan padanya kejadian dimana dia menasihati saya ( awal2 saya bekerja) dan saya beritahukan kalau saya berubah karena kata2 nya itu, dia sumber semangat saya. Saya pun bilang kalau adiknya pasti bisa berubah. Saya memegang tangannya dan menyentuhkan ujung2 jari kami.
Dia menatap saya , lain dari biasanya bukan tatapan pada keponakan tapi lebih sebagai kekasih. Dia bertanya apa boleh dia bersender pada bahu saya. Kami pun melewati 1 jam berikutnya sambil berpegangan tangan dengan posisi tante Ikha bersender seperti orang berpacaran. Sewaktu dia mendekap tangan saya di dadanya, jujur saya sempat terangsang sih hahaha namanya juga laki2 , tapi karena momentnya kurang pas jadi saya kesampingkan pikiran2 mesum. ( padahal di sebelah ujung ada beberapa pasangan yang sedang mesum di atas motor)
Mulai dari saat itu hubungan saya dan tante Ikha menjadi sangat dekat, kegiatan yang paling saya sukai ialah sewaktu kami memasak makan malam. Sering sekali tubuh kami bersentuhan ataupun saya mendekap tubuhnya dari belakang. Saya sering curi2 kesempatan untuk memperlakukan dia sebagai kekasih saya. Serba salah juga karena status kami tidak resmi.Belakangan saya tahu kalau dia juga sering curi2 kesempatan menggoda saya secara tersirat.
Dia sering sengaja membuat sop kaldu atau menu lain lalu mencelupkan jarinya dan menyuruh saya mencicipi dari jarinya, di kesempatan lain tante Ikha sengaja makan sampai berceceran di bibirnya dan meminta saya membersihkannya. Mungkin sepele tapi sangat merangsang buat saya. Seringkali saya membayangkan tubuhnya telanjang saat dia memakai Pakaian memasak. Oh iya Tante Ikha selalu memasak dengan pakaian khususnya yang dia bawa dari Belanda. Mungkin juga ini fetish tapi sewaktu dia memakai pakaian itu gairah sex saya selalu memuncak. Kami sama2 sadar bahwa tindakan ini salah, tapi sama2 tidak ada yang mau membahas masalah ini. Kami sama2 menikmati jadi TTM an
Hubungan kami semakin dalam sampai akhirnya kami berhubungan ke arah seksual diawali dari kejadian Pompa air kami yang rusak. Karena hari itu sedang libur(hari sabtu) saya berinisiatif membetulkan pompa yang rusak itu.Sewaktu sedang sibuk membetulkan pompa , tante Ikha memanggil saya dari belakang menyuruh saya istirahat dulu dan dia membawakan saya minuman.
Karena posisinya yang membungkuk saya secara tidak sengaja melihat belahan payudaranya., apalagi kaus yang dipakainya cukup tipis membuat lekukan payudaranya semakin terlihat. Otomatis “adik” saya yang di bawah langsung meraung-raung.Tapi saya menahan diri. Merasa saya menatapnya terus muka tante Ikha memerah. ” Ngeliatin apaan sih daritadi?”
saya cuma tersenyum dan balik badan membetulkan pompa lagi.
(sebenarnya waktu itu saya takut juga ketahuan kalau saya sedang ON hehe). Tapi ternyata sambungan pipa yang saya kerjakan kurang kuat sehingga airnya justru menghambur keluar. Saya yang secara reflek menghindar, tapi justru air itu malah mengenai tante Ikha. Bajunya yang putih langsung basah kuyup serta kotor. ( karena sambungan pompanya lepas, sehingga airnya bercampur dengan bubuk besi ) . ” Aduh baju tante jadi kotor nih ..” Saat itu saya benar2 horny melihat sosok tante Ikha yang basah kuyup dan tangannya saat itu sedang menggosok bajunya ( tepatnya payudaranya) yang kotor kena bubuk besi. Entah kemasukan apa saya langsung berdiri dan memeluk tante Ikha . “adik” saya yang sudah kenceng sedari tadi langsung menempel pada tubuhnya yang basah. Saya mencoba berbisik pada tante Ikha.
Mungkin karena gugup dan grogi suara saya serak sekali nyaris tak terdengar. “Aku cium tante boleh ? ” Entah tante Ikha mendengar atau tidak pertanyaan tadi dia hanya tersenyum dan mendekatkan dahinya ke arah mukaku. Saya pun mendekatkan kepala saya dan mencoba mencium bibirnya. Waktu itu saya grogi sekali., badan saya bergetar kencang dan saya mengigil, tante Ikha tetap tersenyum dan memegang bibir saya dengan dua jarinya , kemudian mendekatkan bibirnya dan kami pun berciuman.
Seumur hidup saya ini moment seksual yang paling berkesan menurut saya. Sementara pompa bocor itu terus menyemprotkan air ( yang sebenarnya kotor hehe) kami berciuman mesra. Saya yang tidak berpengalaman sebenarnya agak susah untuk bernafas, karena kendali dipegang tante Ikha saya hanya menuruti gerakan bibirnya saja. Di saat lidah tante Ikha mulai menyapu bibir saya, saya kaget seakan ada aliran listrik di seluruh tubuh saya, lidah kami bersentuhan dan saling berpagutan. Kami semakin bernafsu dalam berciuman dan saya bisa rasakan air liur saya dan air liurnya bercampur.
(ditambah air dan bubuk besi haha). Secara naluri saya memegang pinggang tante Ikha dan tangan kiri saya mulai meremas Payudaranya secara lembut. Kira2 lima menit ( mungkin) kami bercumbu, dan tante Ikha memegang tangan saya yang sedang meremas payudaranya. Dia menurunkan tangan saya dan menatap saya. Tatapannya seakan dia ingin bilang kalau dia mau tapi tidak boleh. Saya pun menurutinya dan menutup pompa yang tadi bocor.Tapi itu tidak bertahan lama, sewaktu saya berjalan di belakang tante Ikha , nafsu saya kembali memuncak. Saya memeluk tubuhnya dari belakang dan Meremas kembali payudaranya sambil menciumi lehernya. Sesaat ada gerakan meronta tetapi lebih cenderung pasrah dari tante Ikha. Semakin lama dia justru memegang tangan saya agar keduanya meremas payudaranya.
Karena capek berdiri saya menuntuk tante Ikha untuk berjalan dan bertumpu dengan tangan pada kulkas yang ada di dekat situ. Penis saya yang sudah berdiri tegak saya selipkan pada belahan pantat tante Ikha. Saya mulai menggerakan tubuh saya dan saya merasakan Penis saya hangat sekali ditambah bergesekan dengan pantat tante Ikha. Tangan tante Ikha yang sedang menempel pada pintu kulkas secara asal mengambil salah satu gantungan magnet dan menaruhnya pada tangan saya. tante Ikha menuntun tangan saya masuk ke dalam kausnya dan menyentuhkan ujung magnet yang dingin ke seluruh tubuhnya.
Tiba2 muncul ide iseng , saya pun memasukan magnet dingin tersebut ke dalam Bra tante Ikha, dia tersentak sebentar dan tertawa. Kami terus dalam posisi seperti itu untuk beberapa lama. Kejadian tadi terulang kembali. Tante Ikha membalikan tubuhnya dan menatapku seakan berkata ” Kita ini tante dan keponakan”. Saya tau dari mimik wajahnya dia sudah sangat terangsang., tapi sekali lagi saya mengalah dan pergi ke kamar untuk berganti baju. Mungkin karena kesal hasrat saya tidak tersampaikan saya Masturbasi sampai saya sendiri ketiduran.
Sore harinya, tante Ikha datang ke kamar saya dan membangunkan saya. Di sini lah kami berjanji kalau kejadian tadi adalah yang pertama dan terakhir kalinya. Tapi apa daya , posisi saya yang tanpa celana dalam ( bekas kegiatan tadi siang haha) justru membuat momen janji ini jadi bullshit belaka. Ujung-ujungnya justru tante Ikha sendiri yang memegang penis saya dari luar selimut kemudian dia mulai mengocoknya.
Saya yang langsung terangsang memegang pipinya dengan kedua tangan saya dan mulai mengelus seluruh mukanya sambil jari jempol kanan saya saya masukan ke mulut tante Ikha. Suara Bibir tante Ikha menghisap jari saya sangat membangkitkan gairah saya. saya pun memeluk tubuhnya dan mendekapnya masuk sehingga posisi kami sama2 terbaring penuh di tempat tidur. Mungkin akibat janji palsu yang barusan kami buat , saya hanya berani menggesekan penis saya di paha tante Ikha, tetapi tangan saya sudah bergerilya melucuti pakaian atas tante Ikha.
Inilah pengalaman pertama saya melihat Payudara wanita lain bulat2 selain ibu saya.( selain payudara artis2 bokep tentunya hehehe.) Tante Ikha menyodorkan putingnya yang sudah mengeras ( saya sedikit heran juga melihat puting susu yang bisa mengeras sampai seperti itu) dan saya secara naluriah menjilati dan menyedot puting tante Ikha bagaikan bayi yang sedang menyusu.
Untungnya kali ini hasrat saya bisa tersampaikan. sperma saya berhamburan membasahi perut tante Ikha. Dengan iseng saya menyapunya masuk ke dalam lubang pusarnya dan tertawa tawa. Tante Ikha ber pura pura cemberut dan memukul dengan halus dada saya. Saya sudah mengganggap tante Ikha sebagai kekasih saya secara penuh, begitu pun tante Ikha terhadap saya. Malam itu kami tidur berpelukan dengan tante Ikha masih mengenakan CD, Kami menyalurkan nafsu kami dengan batasan “Tante dan keponakan”
tidak terhitung berapa kali kami berjanji untuk mengakhiri perbuatan ini , tapi selalu saja gagal. Saat ini saya masih tinggal bersama tante Ikha. Perbuatan kami sudah diketahui oleh Kedua orang tua saya juga keluarga yang lain. Bulan2 awal di tahun 2009 kami lalui dengan berat akibat larangan dan tekanan dari pihak keluarga.
Tapi sejak akhir Juni kemarin saya sudah berkeputusan untuk menikahi tante Ikha dan bertanggung jawab sepenuhnya. Kalaupun kami tidak bisa menikah di Indonesia, kami akan mencari cara untuk menikah di Luar. Mungkin konyol tapi kami sering jalan2 dan melihat kereta bayi dan perlengkapan bayi dan berharap kami bisa membina keluarga yang bahagia.
Kami menawarkan Bonus Special untuk Member Setia :
1. BONUS DEPOSIT NEW MEMBER 20%
2. BONUS DEPOSIT HARIAN 10%
3. KOMISI MINGGUAN 20%
4. HADIAH KARTU JACKPOT POKER DARI POKERPELANGI188 DENGAN MAUPUN TANPA MEMBELI TIKET JACKPOT.

Buruan Daftarkan Diri Anda Dan Raih Hoki Anda Hanya Bersama Kami

Selamat Bergabung Bersama Kami..
Karena Kami Sangat Memprioritaskan Kenyamanan Member..
Terima Kasih...

Kisah Cintaku Dengan Tante Siska Kisah Cintaku Dengan Tante Siska Reviewed by PokerResmiIndonesia on April 02, 2019 Rating: 5

Melepas Perawan Istri Dimalam Pertama

April 02, 2019
realpokerindonesia - Panggil saja saya Nita, status saya sekarang memiliki suami. Setelah sekian lama kami memiliki hubungan resmi tanpa status dari KUA akhirnya pagi ini sekitar jam 8:00 disaksikan oleh orang tua, 2 saksi resmi, dan ratusan orang dari pengantin, kami secara resmi menjadi suami-istri yang sah, resmi , dan bebas melakukan hubungan seks kapan saja, di mana saja, siang, malam, di dalam ruangan, di dapur, di kamar mandi, di tengah rumah, saat memasak, sambil menonton TV, pada dasarnya kata pangeran mengatakan dia bebas seperti bebas asal sesuai dengan aturan agama yang kita anut.

Tibalah saatnya kami memasuki malam pertama di kamar pengantin tepatnya sekitar pukul 23.30 dimana acara resepsi pernikahan telah usai, para tamu tidak ada lagi yang datang, dan orang-orang dirumah juga tampaknya tinggal beberapa orang saja yang masih terjaga menunggu peralatan resepsi, adapun kebanyakan sudah tertidur pulas karena pasti kecapean melayani tamu demi tamu yang datang tak henti silih berganti baik tamu dari pengantin pria, pengantin wanita, maupun tamu dari orang tua kami.
Setelah mengunci rapat pintu kamar, suamiku berkata setengah berbisik “Dik, ini malam pertama kita sebagai suami istri. Tebak apa yang akan kita perbuat pertama kali dikamar pengantin ini?” Mendengar pertanyaan suamiku tersebut aku hanya tertunduk malu sambil menggeleng-gelengkan kepala isyarat menjawab tidak tahu. Padahal sebenarnya dalam hatiku banyak sekali yang ingin kuungkapkan, namun karena aku malu jadi hanya bisa terdiam tanpa sanggup berkata-kata.Cerita Sex Malam Pertama –
Sesekali kulihat wajah suamiku yang tak henti menatap wajahku sambil tersenyum hingga akhirnya dia menggunakan telunjuknya untuk menganggat daguku agak tak terus tertunduk. Masih dengan perasaan malu, akupun menegakkan wajahku hingga menatap lurus ke wajah suamiku. Kulihat suamiku kembali tersenyum yang reflek kubalas senyuman suamiku itu dengan senyuman malu.
“Abang kan sekarang sudah menjadi suami adik, tak perlu malu seperti itu lagi dong! Kita sudah halal untuk berdua-duaan dikamar seperti ini, jangan takut digerebek hansip atau pak RT kaya semasa tunangan dulu” canda suamiku coba mencairkan suasana. Aku hanya mengangguk sambil sedikit tertawa namun tetap menujukkan rasa malu.
Dan kami pun lansung berpelukan, didalam pelukkan suamiku, aku merasa ada barang yang keras menempel di pahaku. ternyata tongkat tersebut adalah kerisnya si suamiku yang sudah mulai menegang. aku pun menatap suamiku dan suamiku lansung mencium bibir ku dan kedua tangannya satu meraba bagian dada ku dan satunya sudah masuk dalam CD ku.
Terasa sekali bila suamiku memengang miss V ku, ia dengan lembut mengosok-gosok klitorisku yang membuat aku tidak bisa mengontrol nafsu birahi yang mulai memanas ini. Dan aku juga mengosok-gocok celana suami ku dan aku cium-cium leher suamiku dan setelah itu sambil tidak berpisah satu sama lain kami berdua berjalan step by step menuju ke ranjang.
Setelah sampai diranjang suamiku kayaknya sudah engak bisa nunggu lagi untuk menjalankan tugasnya ini, ia lansung membuka semua bajuku dan bajunya.Cerita Sex Malam Pertama – Ia lansung mengajariku gimana untuk sedot kerisnya yang begitu panjang dan besar..hehehe sampai-sampai mulutku yang kecil ini tidak muat untuk kerisnya.
Aku pun berusaha supaya tidak mengecewakan suamiku, aku jilat dan hisap perlahan-lahan keris suamiku kadang aku melirik ekspresi suamiku yang sedang menikmati serviceku yang amatir ini. Setelah sekitar 10 menit aku sedot suamiku meminta untuk foreplay dengan posisi 69. Aku sendiri si agak malu karena belum pernah barangku di jilat sama orang lain, dengan muka yang malu saya juga menuruti permintaan suamiku. Suamiku lansung menjilat-jilat miss V ku yang sudah mulai basah berlendir itu dan kami sesama saling menyervis satu sama lain.
Setelah foreplay nya selesai suamiku membaringkanku dan membuka lebar kedua kakiku, walau masih malu dan sedikit deg degan karna aku ni masih perawan, jadi aku pun dengan lembut bilang sama suamiku untuk pelan-pelan aja, maklum belum pernah ML takut sakit juga.
Dan suamiku pun mulainya dengan pelan-pelan dan ia coba untuk memasukkan kerisnya ke miss v ku, ia mulai dengan lembut pelan-pelan memasukkan kepala kerisnya namun karena sakit saya pun menahan tubuh suamiku untuk berhenti sejenak dan perlahan-lahan masuk. Suamiku tau kalau aku lagi sakit jadi dia pun dengan halus mainnya. Perlahan-lahan keris pun masuk ke dalam miss v ku dan terasa banget kalu ada tongkat yang keras muat dalam lobang miss v ku. dan perasaan itu susah untuk dikatakan “sakit campur enak”.
Suami ku pun pelan-pelan keluar masuk kerisnya dan lama-lama mungkin karna aku juga teransang jadinya engak gt terasa sakitnya malahan ada satu perasaan yang enak then aku pun menikmatinya, setelah 20 menit gitu suamiku bergoyang-goyang diatas tubuhku, aku melihat kalau suamiku sudah mulai kecapean jadi aku pun menyuruh suamiku untuk mengajarku posisi lain yang biar aku yang menyervisnya. si suamiku lansung ambil keluar kerisnya, dan dikerisnya terdapat banyak darah perawanku yang sudah aku pertahankan sekian lama.
Dan suamiku lansung baring diranjang dan menyuruh aku untuk menaikinya “ya kayak lagi nunggang kuda” suamiku menyuruh aku untuk bergoyang dan dia menempatkan tangan ku di dada nya untuk jari-jariku bisa bermain sama puting nya. Dan suamiku kedua tangannya juga sambil meraba-raba dada ku yang kian montok.
Setelah aku goyang-goyang lumayan lama, suamiku memintaku untuk berdiri dan merungkuk di ranjang, sedangkan suamiku bangun dan berlutut dibelakangku. ia mengangkat pinggulku dan menusuk dari belakang. dipikiran ku suamiku ini kuat juga ya sudah mau sejam kami berhubungan tapi suamiku masih terlihat fit aja. Dan suamiku juga dorong-dorong aku dari belakang, makin didorong terasa kecepatan dorongannya semakin cepat, cepat, cepat, dan makin cepat, habis itu suamiku lansung ambil keluar kerisnya dan lansung memutar badanku untuk berbaring dan menyemprot maninya di mukaku. Maninya yang menetes di muka ku terasa panas dan ada sedikit bau.
Setelah semua mani nya crot dimukaku, aku sedot lagi keris suamiku nampak sekali kalau suamiku terasa sangat nikmat. Sekian dulu  cerita pengalaman pertama ku bersama suami tercintaku
Kami menawarkan Bonus Special untuk Member Setia :
1. BONUS DEPOSIT NEW MEMBER 20%
2. BONUS DEPOSIT HARIAN 10%
3. KOMISI MINGGUAN 20%
4. HADIAH KARTU JACKPOT POKER DARI POKERPELANGI188 DENGAN MAUPUN TANPA MEMBELI TIKET JACKPOT.

Buruan Daftarkan Diri Anda Dan Raih Hoki Anda Hanya Bersama Kami

Selamat Bergabung Bersama Kami..
Karena Kami Sangat Memprioritaskan Kenyamanan Member..
Terima Kasih..

Melepas Perawan Istri Dimalam Pertama Melepas Perawan Istri Dimalam Pertama Reviewed by PokerResmiIndonesia on April 02, 2019 Rating: 5

Pesta Indah di Rumahku

April 02, 2019
realpokerindonesia - Saya ingin memperkenalkan diri kepada pembaca Sex House tentang pengalaman saya. Nama saya Nadya. Saya seorang gadis keturunan Cina yang memiliki corak kulit yang adil. Tubuh saya tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 155 cm dan berat 45 cm. Payudara saya berukuran sedang, sekitar 34B. Saya sekarang berusia 22 tahun dan saya tinggal di pinggiran kota Jakarta.

Aku sebenarnya bukanlah wanita penggoda. Cuman aku sering mendengar dari teman-teman kuliahku bahwa aku termasuk cewek yang berpenampilan sexy dan sering membuat para cowok turun naik jakunnya. Terlebih aku suka memakai kaos longgar, sehingga jika aku menunduk sering terlihat gundukan payudaraku yang terbungkus bra hitam kesukaanku.
Di rumahku sendiri, setiap habis mandi, aku selalu hanya membungkus tubuhku menggunakan kimono mandi warna biru muda berbahan handuk. Seringkali karena habis tersiram air yang dingin, membuat puting susuku tercetak di balik kimono. Kamar mandiku sendiri terletak di ruang tamu, dan sering pada saat aku mandi, pacar ciciku datang sedang ngapelin ciciku. Walau aku tidak pernah berpikiran ngeres, tapi sering aku melihat pacar ciciku menelan ludah jika melihat aku habis mandi hanya berbalut kimono itu.
Ayahku adalah seorang penyalur TKI yang akan diberangkatkan ke luar negeri. Sering kali ada TKI baik pria maupun wanita menginap di rumah sebelum diberangkatkan ke luar negeri. Hari Minggu kemarin papa baru saja membawa pulang 3 orang TKI pria berusia sekitar 20 tahunan yang kuketahui bernama Maman, Yadi, dan Mulyo. Mereka bertiga orang desa yang bertubuh kekar dan berkulit gelap. Mereka sedang menunggu akan berangkat ke Malaysia.
Pagi itu hari Senin, aku sendirian di rumah bersama ke 3 orang calon TKI itu. Mamaku sedang pergi ke Jakarta bersama papaku ada keperluan mendadak. Sementara ciciku pergi bersama pacarnya entah kemana.
Aku waktu itu habis beraerobik ria di rumah, dan kemudian ingin mandi. Seperti biasa kubawa saja kimono biruku ke kamar mandi. Dan setelah aku beberapa saat aku selesai mandi, maka kubalut tubuh telanjangku itu dengan kimonoku tanpa apa-apa lagi di baliknya.
Kemudian aku berjalan ke halaman belakang hendak menjemur pakaian dalam yang baru kupakai semalam untuk tidur. Kulihat para TKI itu sedang menikmati sarapan pagi. Mereka menyapaku ramah.
Kulihat mereka memandangiku saat aku memeras BH hitam dan celana dalam kuningku yang sexy itu. Sebenarnya aku risih juga dilihatin begitu, tapi aku pikir tanggung, sebentar lagi aku akan kekamar untuk ganti pakaian. Maka aku kemudian menjemur pakaian dalamku itu. Pada saat aku berjinjit untuk menaruh pakaian dalamku di jemuran, tak terasa kimonoku sedikit tertarik ke atas, padahal kimono itu hanya sepaha. Maka, tak elak lagi, bulu bulu vaginaku yang tidak tertutup itu sedikit kelihatan membuat mereka melotot.
Tapi aku tak menyadari hal itu, kemudian aku berbalik dan masuk ke kamar. Kamarku sendiri ada jendela besar ke halaman belakang. Aku ingat ada para TKI itu, maka korden aku tutup, namun rupanya tidak tertutup rapat dan masih bisa kelihatan dari halaman belakang.
Aku melepas kimonoku, dan mulai melotioni tubuh telanjangku ini. Aku tak sadar ada 3 pasang mata yang melotot memandangi tubuh telanjangku ini. Beberapa saat kemudian aku baru sadar saat melihat bayangan di cermin. Maka aku berteriak dan segera menutup payudara dan kemaluanku dengan tangan.
Ketiga TKI itu segera lari dan masuk ke kamarku yang memang tak pernah kukunci. Aku kaget melihat mereka bertiga masuk ke kamarku.
“Non, kami sudah melihat tubuh non yang mulus itu. Sebaiknya non tidak usah melawan karena di sini tidak ada siapa-siapa lagi ” kata Mulyo cengengesan. Aku masih berusaha galak dan menyuruh mereka keluar.
Namun Maman dan Yadi segera maju dan memegangi tanganku. Kemudian aku mereka banting di ranjang. Aku kemudian berpikir daripada aku melawan malah mendapat celaka, maka lebih baik aku pasrah saja dan tidak melawan.
“Sabar-sabar, jangan pada main kasar gitu donk. Saya kan belum pernah gituan.. pelan2 kek” tegurku.
Mereka kemudian tidak lagi beringas, dan mendekatiku. Maman segera memelukku dan menciumi bibirku dengan ganas. Mula-mula aku berusaha menolak bibirnya yang bau itu, namun saat Yadi mulai menjilati payudaraku, dan Mulyo mulai mengelus-elus bibir vaginaku dengan tangannya yang kasar itu, aku mulai terangsang dan bibirku mulai membuka untuk membalas serbuan bibir Maman yang tangannya sibuk meremasi pantatku yang bulat itu.
Tanganku mulai meraba-raba celana mereka. Dan Yadi berinisiatif membuka celananya dan menyodorkan kontolnya yang lumayan besar itu ke tanganku. Aku agak kaget melihat kontol pria sebesar itu. Aku sudah sering melihat kontol milik pacar-pacarku namun tidak ada yang sebesar itu. Apalagi Maman dan Mulyo menyusul bugil. Ternyata kontol mereka begitu besar.
Aku sempat ketakutan, namun dengan halus, Mulyo memegang tanganku dan menaruhnya di batang penisnya. Akupun perlahan mulai mengelus penisnya. Maman melanjutkan menyusu di payudaraku yang montok itu.
Aku yang sudah makin terangsang, mulai bergantian menjilati batang penis Mulyo dan Yadi secara bergantian, sementara Maman kini mulai menjilati klitorisku yang memerah.
Tiba-tiba aku merasa ingin pipis dan akhirnya keluar cairan banyak dari vaginaku. Ketiga cowok itu segera saja berebut menjilati vaginaku sampai aku kegelian.
Yadi kemudian menelentangkan aku di ranjang. Aku merasa inilah saatnya aku akan kehilangan keperawananku. Saat Yadi menempelkan kepala kontolnya yang besar itu di bibir vaginaku aku sempat berusaha menolaknya. Namun dari belakang Mulyo mendorong Yadi sehingga kontolnya langsung amblas ke memekku. Aku menjerit kesakitan.
Namun Mulyo segera berinisiatif menjilati puting payudaraku sehingga aku kegelian. Yadi sendiri perlahan mulai menarik majukan kontolnya sehingga aku merasakan kegelian yang amat sangat di lubang vaginaku. Terasa kontolnya memenuhi lubang vaginaku.
Kami menawarkan Bonus Special untuk Member Setia :
1. BONUS DEPOSIT NEW MEMBER 20%
2. BONUS DEPOSIT HARIAN 10%
3. KOMISI MINGGUAN 20%
4. HADIAH KARTU JACKPOT POKER DARI POKERPELANGI188 DENGAN MAUPUN TANPA MEMBELI TIKET JACKPOT.

Buruan Daftarkan Diri Anda Dan Raih Hoki Anda Hanya Bersama Kami

Selamat Bergabung Bersama Kami..
Karena Kami Sangat Memprioritaskan Kenyamanan Member..
Terima Kasih..


Pesta Indah di Rumahku Pesta Indah di Rumahku Reviewed by PokerResmiIndonesia on April 02, 2019 Rating: 5

Bu Guru Yang Suka Naik Nafsu

April 01, 2019
realpokerindonesia - Nama saya SM dan sekarang saya baru berusia 19 tahun, dan tinggi badan saya 171,5 cm dan kulit saya cokelat, sedangkan mata saya cokelat, dan kisah yang saya ceritakan adalah kisah nyata dan pengalaman hidup saya. Pada 2012 lalu ... Saya sedang belajar di salah satu Sekolah Kejuruan di Tanjung Pinang (Kepulauan Riau). Sekolah saya jauh di luar kota (sekitar 20 km dari kota tempat saya tinggal), dan setiap hari saya menggunakan bus jemputan sekolah, dan di sinilah kisah saya dimulai. Suatu sore ketika di sekolah saya dan teman-teman saya sedang istirahat di kantin sekolah dan bercanda, dan pada saat itu ada juga guru saya (berjilbab) makan bersama kami, pada waktu itu saya juga sering merasa lirik oleh ibu (hanya menelepon EKA), tubuh mereka ramping cenderung agak tipis, mata mereka besar, mulut mereka sedikit lebar dan bibir mereka tipis, payudara mereka terlihat agak besar, sedangkan bokong mereka padat dan seksi, mereka adalah guru kelas saya yang mengajar Mata pelajaran bahasa Inggris, dan dalam hal pelajaran saya selalu memuji dia karena nilai saya selalu mendapat 8.

Sementara dalam pelajaran yang sedang berlangsung mereka sering melirikku dengan nakal dan terkadang dia sering mengeluarkan lidahnya saat menjilat bibirnya, dan kadang-kadang dia suka meletakkan jarinya di selangkangannya dan sambil menyentuh area di sekitar vaginanya. Dan terkadang saya selalu berkelakuan buruk (paham itu masih perawan !!!!), dan perilakunya hanya saya yang tahu. Ketika istirahat tiba, saya dipanggil ke kantor oleh ibu guru, dan pada saat itu saya diminta untuk mengikutinya dari belakang. Jarak kami sangat dekat sehingga ketika saya berjalan terlalu cepat sehingga tangan ibu saya tersentuh oleh penis saya (karena mereka sering berjalan melambaikan tangan), yang pada waktu itu tegang karena perilaku mereka di Kalas. Tetapi reaksi ibu itu hanya tersenyum dan wajahnya berubah sedikit merah. Sampai ketika saya tiba di rumah, naik bus pikap kami ... Kisah Seks 2018, Kisah Seks Dewasa, Cerita Seksual Terbaru, Cerita Dewasa Nude, Seks Sialan, Kisah Seks yang penuh dengan Toket Gede yang telanjang.
Teman saya dan saya duduk di belakang, sementara mereka duduk di kursi barisan depan. Ketika semua teman saya semua turun (pada waktu itu saya tinggal Bu Eka dan sopirnya) Ibu mereka melirik ke arah saya, dan tiba-tiba dia segera pindah untuk duduk di sebelah saya, dia duduk paling sudut di dekat dinding), dan dia mengatakan kepada saya untuk bergerak di sebelahnya, dan saya juga menanggapi undangannya. Pada saat itu ia meminjamkan ponselku, ia berkata ingin membeli ponsel yang mirip dengan milikku untuk alasan apa pun atau apa pun ... Ketika ia memegang ponselku tiba-tiba ponselku berdering, dan dering ponselku ketika dihela nafas. ketika saya kentut. aaaahhhhh ... ahhhhshhhhshshh ... oooooo ... oooooohhhhhh dan seterusnya ternyata teman saya memanggil. Tanpa basa-basi lagi, mereka mengatakan "tidak ada yang lebih panas, ibu ingin". berbisik. Yang membuat saya bernafsu. "Jangan malu-malu menunjukkannya kepada ibu ..." Pada saat itu aku memakai telepon telinga dan aku segera menunjukkan rekaman porno yang saya dapatkan dari teman saya.
Tanpa saya sadari mereka sedang meraba penisku yang sedang tegang, dan dia terkejut, "Wooow besar kamu ..." Meskipun aku belum terlalu besar, panjangnya 15 cm dan diameternya hanya 2,3 cm, itu standar ... Dan ada percakapan antara aku dan eka: Pada saat itu dia berbisik padaku, "Aku masih perawan ..." disertai dengan desahan. Lalu aku menjawab "oh ya, aku masih perawan ..." Ibu: jadi jika kita hanya bertemu antara perawan dan perawan, itu akan lezat ... (tanpa basa-basi lagi) maka jawaban saya membuat saya malu: " Ah, bro, aku tidak berani! !!! (aku bertanya!) "Ibu:" hanya di hotel untuk aman "Aku:" tapi aku tidak punya uang, Bu, "mereka baik-baik saja, ibu yang membayarnya !!! "
Dan ketika dia tiba di kamar hotel, sang ibu segera bertindak tanpa basa-basi lagi. dia menanggalkan pakaiannya satu per satu sambil diiringi desahan ... hal pertama yang dia lepaskan adalah jilbab yang menutupi kepalanya, lalu kemeja, lalu rok panjang. dan ketika dia melepaskan bra, yang kulihat pada saat itu adalah gaya dada ibu putih yang mulus (mungkin karena sering tertutup betis) dan putingnya yang masih merah. dan ketika dia ingin melepas pakaian dalamnya dia bertanya padaku ... "ingin membantu, jangan ..." maka hanya aku yang menjawab dengan anggukan. tanpa basa-basi lagi, saya mulai melepaskan pistonnya yang berwarna tipis. apa yang saya lihat pada saat itu hanyalah janggut tipis, kemudian saya mulai menyandarkannya ke dinding ruangan sementara kujilati. dan timbullah desahan yang membuat penisku tegang, ahhh ... ahhhhhhhh ... terruussss ... ohhh ... oooohhhhh ... au ... Aku tidak pernah bisa menahannya lagi ... ooohhhh. .. yeah ... o ... o ... oo ... ohhhh ... tanpa sadar ada cairan membasahi wajahku. hisap cairan putihku dan tumpahkan ke mulutnya, ternyata kamu suka "mau donggg ..." lalu aku lagi menghisap pepek bu mereka basah dan licin kuat ... "aaahhhh ... ahhh ... aarrgghh ... uh ... uh ... uh ... uh ... ouuu ... yeah ... dan terputus oleh kekerasan menggeliat lagi cairan putih kental dengan kecepatan crroot ... crooot .. .
di saat dia terbaring lemas aku menindih badan bu eka dan selangkangannya ku buka lebar2, lalu ak u mencoba memasukkan kontolku ke dalam pepeknya bu eka dan yang terjadi malah ngga bisa karena sempit. saat ku tekan kepala kontolku sudah masuk setengah dan ibu itu berteriak “ahhhh… ahhhh.ahhhhh… ahhhhh… , sakitttt… ahhh… pelan-pelan dong… ” seakan tak perduli kutekan lagi. kali ini agak dalam ternyata seperti ada yang membatasi. ku tekan kuat-kuat “ahhhhhhh… aaaaaa… aaaauuuuu… , sakit… ohh… oh… ooghhhhhh… ” aku paksakan saja… akhirnya tembus juga. “ahhhhhhhhhh… aaaaahhhhhh… , sakitttttttt… ” bu eka berteriak keras sekali… Sambil aku dorong kontontolku maju mundur pelan dan ku percepat goyanganku. “aahhhhhh… auhhhhhhhh… u.h… u.u… hh… a… u… u… hhhhh.hh.h.h. h… Dia terus menjerit kesakitan, dan sekitar 20 kali goyanganku aku terasa seperti mau keluar.
Lalu aku arahkan kontolku ke mulutnya dan… croot… … crroootttt… sekitar 5 kali muncrat mulut bu eka telah di penuhi oleh spermaku yang berwarna putoh kenta (maklum udah 2 minggu ngga ngocok) Selang beberapa menit aku baru menyadari kalau pepek bu eka mengeluarkan cairan seperti darah. Lalu ibu eka cepat-cepat ke kamar mandi. Setalah keluar dari kamar mandi bu eka langsung menyepong kontolku sambil tiduran di lantai. Ternyata walaupun perawan bu eka pandai sekali berpose. Lalu ku pegang pinggul bu eka dan mengarahkan ke posisi menungging. Lalu aku arahkan kontolku ke pepek bu eka, lalu ku genjot lagi… ohhh… oh… o… h.h.h.h.hh… h.hhhhh… h… hhhhhhh… hhhhh… yeahhhhh oouu… yesssss… ooohhhhh… yeahhhhh… saat aku sudah mulai bosan ku cabut kontolku lalu ku arah kan ke buritnya “sakit ngga… ” laluku jawab “paling dikit bu… ” aku mencoba memasukkan tetapi ngga bisa karena terlalu sempit lalu bu eka berkakta “ngga apa-apa kok kan masih ada pepekku mau lagi nggaaaa… ” laluku kentot lagi pepeknya tapisekarang beda waktu aku memeasukkan kontolku ke dalam, baru sedikit saja sudah di telan oleh pepeknya. Ternyata pepek ibu eka mirip dengan lumpur hidup.
aku mengarahkan kontolku lagi ahhh… ahhh… ahhh… ahh… oooouuuhh… yeah… ou… ou… ohhhhhh… dan saat sekitar 15 kali goyangan ku bu eka melepaskan kontolku “aku mau keluar… ” lalu ku jawab “aku juga bu… , kita keluarin di dalem aja buu… ” “iya deeh jawabnya… ” lalu kumasukkan lagi kontol ku kali ini aku menusukknya kuatkuat. aaahhhh… ahhhh… aaaahhhhhh. ooooouuuuuuhhh… saat teriakan panjang itu aku menyemprotkan spermaku ke dalam pepeknya crroooot… crootttt… aku mendengar kata-katanya “nikmat sekali… ” Dan aku pun tidur sampai pagi dengan menancapkan kontolku di dalam pepeknya dengan posisi berhadapan ke samping…


Kami menawarkan Bonus Special untuk Member Setia :
1. BONUS DEPOSIT NEW MEMBER 20%
2. BONUS DEPOSIT HARIAN 10%
3. KOMISI MINGGUAN 20%
4. HADIAH KARTU JACKPOT POKER DARI POKERPELANGI188 DENGAN MAUPUN TANPA MEMBELI TIKET JACKPOT.

Buruan Daftarkan Diri Anda Dan Raih Hoki Anda Hanya Bersama Kami

Selamat Bergabung Bersama Kami..
Karena Kami Sangat Memprioritaskan Kenyamanan Member..
Terima Kasih..


Bu Guru Yang Suka Naik Nafsu Bu Guru Yang Suka Naik Nafsu Reviewed by PokerResmiIndonesia on April 01, 2019 Rating: 5

Perawani Gadis Karaoke

April 01, 2019
realpokerindonesia - Kehidupan rumah tanggaku sebetulnya sangat bahagia. Istriku cantik, seksi dan selalu menggairahkan.
Dari pernikahan kami kini telah terlahir seorang anak laki-laki yang kini berusia delapan tahun dan seorang anak cantik berusia tiga tahun, aku cuma pegawai negeri yang kebetulan punya kedudukan dan jabatan yang lumayan.


Sang istri sudah memilikinya. Anak itu juga sepasang. Rumah, meski hanya rumah BTN yang memilikinya. Mobil juga sudah memiliki kredit. Ingin yang lain? Awalnya saya hanya iseng saja. Setelah beberapa saat, itu juga akan berlanjut. Dan itu semua karena memakan buah terlarang.

Tapi hampir saja biduk rumah tanggaku dihantam badai. Dan memang semua ini bisa terjadi karena keisenganku, bermain-main api hingga hampir saja menghanguskan mahligai rumah tanggaku yang damai. Aku sendiri tidak menyangka kalau bisa menjadi keterusan begitu.
Awalnya aku cuma iseng-iseng main ke sebuah klub karaoke. Tidak disangka di sana banyak juga gadis-gadis cantik berusia remaja. Tingkah laku mereka sangat menggoda. Dan mereka memang sengaja datang ke sana untuk mencari kesenangan. Tapi tidak sedikit yang sengaja mencari laki-laki hidung belang.
Terus terang waktu itu aku sebenarnya tertarik dengan salah seorang gadis di sana. Wajahnya cantik, Tubuhnya juga padat dan sintal, kulitnya kuning langsat. Dan aku memperkirakan umurnya tidak lebih dari delapan belas tahun. Aku ingin mendekatinya, tapi ada keraguan dalam hati. Aku hanya memandanginya saja sambil menikmati minuman ringan, dan mendengarkan lagu-lagu yang dilantunkan pengunjung secara bergantian.
Tapi sungguh tidak diduga sama sekali ternyata gadis itu tahu kalau aku sejak tadi memperhatikannya. Sambil tersenyum dia menghampiriku, dan langsung saja duduk disampingku. Bahkan tanpa malu-malu lagi meletakkan tangannya di atas pahaku. Tentu saja aku sangat terkejut dengan keberaniannya yang kuanggap luar biasa ini.
“Sendirian aja nih…, Omm..”, sapanya dengan senyuman menggoda.
“Eh, iya..”, sahutku agak tergagap.
“Perlu teman nggak..?” dia langsung menawarkan diri.
Aku tidak bisa langsung menjawab. Sungguh mati, aku benar-benar tidak tahu kalau gadis muda belia ini sungguh pandai merayu. Sehingga aku tidak sanggup lagi ketika dia minta ditraktir minum. Meskipun baru beberapa saat kenal, tapi sikapnya sudah begitu manja. Bahkan seakan dia sudah lama mengenalku. Padahal baru malam ini aku datang ke klub karaoke ini dan bertemu dengannya.
Semula aku memang canggung, Tapi lama-kelamaan jadi biasa juga. Bahkan aku mulai berani meraba-raba dan meremas-remas pahanya. Memang dia mengenakan rok yang cukup pendek, sehingga sebagian pahanya jadi terbuka.
Hampir tengah malam aku baru pulang. Sebenarnya aku tidak biasa pulang sampai larut malam begini. Tapi istriku tidak rewel dan tidak banyak bertanya. Sepanjang malam aku tidak bisa tidur. Wajah gadis itu masih terus membayang di pelupuk mata. Senyumnya, dan kemanjaannya membuatku jadi seperti kembali ke masa remaja.
Esoknya Aku datang lagi ke klub karaoke itu, dan ternyata gadis itu juga datang ke sana. Pertemuan kedua ini sudah tidak membuatku canggung lagi. Bahkan kini aku sudah berani mencium pipinya. Malam itu aku benar-benar lupa pada anak dan istri di rumah. Aku bersenang-senang dengan gadis yang sebaya dengan adikku. Kali ini aku justru pulang menjelang subuh.
Mungkin karena istriku tidak pernah bertanya, dan juga tidak rewel. Aku jadi keranjingan pergi ke klub karaoke itu. Dan setiap kali datang, selalu saja gadis itu yang menemaniku. Dia menyebut namanya Reni. Entah benar atau tidak, aku sendiri tidak peduli. Tapi malam itu tidak seperti biasanya. Reni mengajakku keluar meninggalkan klub karaoke. Aku menurut saja, dan berputar-putar mengelilingi kota Jakarta dengan kijang kreditan yang belum lunas.
Entah kenapa, tiba-tiba aku punya pikiran untuk membawa gadis ini ke sebuah penginapan. Sungguh aku tidak menyangka sama sekali ternyata Reni tidak menolak ketika aku mampir di halaman depan sebuah losmen. Dan dia juga tidak menolak ketika aku membawanya masuk ke sebuah kamar yang telah kupesan.
Jari-jariku langsung bergerak aktif menelusuri setiap lekuk tubuhnya. Bahkan wajahnya dan lehernya kuhujani dengan ciuman-ciuman yang membangkitkan gairah. Aku mendengar dia mendesah kecil dan merintih tertahan. Aku tahu kalau Reni sudah mulai dihinggapi kobaran api gairah asmara yang membara.
Perlahan aku membaringkan tubuhnya di atas ranjang dan satu persatu aku melucuti pakaian yang dikenakan Reni, hingga tanpa busana sama sekali yang melekat di tubuh Reni yang padat berisi.
Reni mendesis dan merintih pelan saat ujung lidahku yang basah dan hangat mulai bermain dan menggelitik puting payudaranya. Sekujur tubuhnya langsung bergetar hebat saat ujung jariku mulai menyentuh bagian tubuhnya yang paling rawan dan sensitif. Jari-jemariku bermain-main dipinggiran daerah rawan itu. Tapi itu sudah cukup membuat Reni menggelinjang dan semakin bergairah.
Tergesa-gesa aku menanggalkan seluruh pakaian yang kukenakan, dan menuntun tangan gadis itu ke arah batang penisku. Entah kenapa, tiba-tiba Reni menatap wajahku, saat jari-jari tangannya menggenggam batang penis kebanggaanku ini, Tapi hanya sebentar saja dia menggenggam penisku dan kemudian melepaskannya. Bahkan dia melipat pahanya yang indah untuk menutupi keindahan pagar ayunya.
“Jangan, Omm…”, desah Reni tertahan, ketika aku mencoba untuk membuka kembali lipatan pahanya.
“Kenapa?” tanyaku sambil menciumi bagian belakang telinganya.
“Aku…, hmm, aku…” Reni tidak bisa meneruskan kata-katanya. Dia malah menggigit bahuku, tidak sanggup untuk menahan gairah yang semakin besar menguasai seluruh bagian tubuhnya. Saat itu Reni kemudian tidak bisa lagi menolak dan melawan gairahnya sendiri, sehingga sedikit demi sedikit lipatan pahanya yang menutupi vaginanya mulai sedikit terkuak, dan aku kemudian merenggangkannya kedua belah pahanya yang putih mulus itu sehingga aku bisa dengan puas menikmati keindahan bentuk vagina gadis muda ini yang mulai tampak merekah.
Dan matanya langsung terpejam saat merasakan sesuatu benda yang keras, panas dan berdenyut-denyut mulai menyeruak memasuki liang vaginanya yang mulai membasah. Dia menggeliat-geliat sehingga membuat batang penisku jadi sulit untuk menembus lubang vaginanya. Tapi aku tidak kehilangan akal. Aku memeluk tubuhnya dengan erat sehingga Reni saat itu tidak bisa leluasa menggerak-gerakan lagi tubuhnya. Saat itu juga aku menekan pinggulku dengan kuat sekali agar seranganku tidak gagal lagi.
Berhasil!, begitu kepala penisku memasuki liang vagina Reni yang sempit, aku langsung menghentakkan pinggulku ke depan sehingga batang penisku melesak ke dalam liang vagina Reni dengan seutuhnya, seketika itu juga Reni memekik tertahan sambil menyembunyikan wajahnya di bahuku, Seluruh urat-urat syarafnya langsung mengejang kaku. Dan keringat langsung bercucuran membasahi tubuhnya. Saat itu aku juga sangat tersentak kaget, aku merasakan bahwa batang penisku seakan merobek sesuatu di dalam vagina Reni, dan ini pernah kurasakan pula pada malam pertamaku, saat aku mengambil kegadisan dari istriku. Aku hampir tidak percaya bahwa malam ini aku juga mengambil keperawanan dari gadis yang begitu aku sukai ini. Dan aku seolah masih tidak percaya bahwa Reni ternyata masih perawan.
Aku bisa mengetahui ketika kuraba pada bagian pangkal pahanya, terdapat cairan kental yang hangat dan berwarna merah. Aku benar-benar terkejut saat itu, dan tidak menyangka sama sekali, Reni tidak pernah mengatakannya sejak semula. Tapi itu semua sudah terjadi. Dan rasa terkejutku seketika lenyap oleh desakan gairah membara yang begitu berkobar-kobar.
Aku mulai menggerak-gerakan tubuhku, agar penisku dapat bermain-main di dalam lubang vagina Renny yang masih begitu rapat dan kenyal, Sementara Reni sudah mulai tampak tidak kesakitan dan sesekali tampak di wajahnya dia sudah bisa mulai merasakan kenikmatan dari gerakan-gerakan maju mundur penisku seakan membawanya ke batas ujung dunia tak bertepi.
Malam itu juga Reni menyerahkan keperawannya padaku tanpa ada unsur paksaan. Meskipun dia kemudian menangis setelah semuanya terjadi, Dan aku sendiri merasa menyesal karena aku tidak mungkin mengembalikan keperawanannya. Aku memandangi bercak-bercak darah yang mengotori sprei sambil memeluk tubuh Reni yang masih polos dan sesekali masih terdengar isak tangisnya.
“Maafkan aku, Reni. Aku tidak tahu kalau kamu masih perawan. Seharusnya kamu bilang sejak semula…”, kataku mencoba menghibur.
Reny hanya diam saja. Dia melepaskan pelukanku dan turun dari pembaringan. Dia melangkah gontai ke kamar mandi. Sebentar saja sudah terdengar suara air yang menghantam lantai di dalam kamar mandi. Sedangkan aku masih duduk di ranjang ini, bersandar pada kepala pembaringan.
Aku menunggu sampai Reni keluar dari kamar mandi dengan tubuh terlilit handuk dan rambut yang basah. Aku terus memandanginya dengan berbagai perasaan berkecamuk di dalam dada. Bagaimanapun aku sudah merenggut kegadisannya. Dan itu terjadi tanpa dapat dicegah kembali. Reni duduk disisi pembaringan sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk lain.
Aku memeluk pinggangnya, dan menciumi punggungnya yang putih dan halus. Reni menggeliat sedikit, tapi tidak menolak ketika aku membawanya kembali berbaring di atas ranjang. Gairahku kembali bangkit saat handuk yang melilit tubuhnya terlepas dan terbentang pemandangan yang begitu menggairahkan datang dari keindahan kedua belah payudaranya yang kencang dan montok, serta keindahan dari bulu-bulu halus tipis yang menghiasi di sekitar vaginanya.
Dan secepat kilat aku kembali menghujani tubuhnya dengan kecupan-kecupan yang membangkitkan gairahnya. Reni merintih tertahan, menahan gejolak gairahnya yang mendadak saja terusik kembali.
“Pelan-pelan, Omm. Perih…”, rintih Reni tertahan,semi barat klik dini saat aku mulai kembali mendobrak benteng pagar ayunya untuk yang kedua kalinya. Renny menyeringai dan merintih tertahan sambil mengigit-gigit bibirnya sendiri, saat aku sudah mulai menggerak-gerakan pinggulku dengan irama yang tetap dan teratur.
Perlahan tapi pasti, Reni mulai mengimbangi gerakan tubuhku. Sementara gerakan-gerakan yang kulakukan semakin liar dan tak terkendali. Beberapa kali Reni memekik tertahan dengan tubuh terguncang dan menggeletar bagai tersengat kenikmatan klimaks ribuan volt. Kali ini Reni mencapai puncak orgasme yang mungkin pertama kali baru dirasakannya.
Tubuhnya langsung lunglai di pembaringan, dan aku merasakan denyutan-denyutan lembut dari dalam vaginanya, merasakan kenikmatan denyut-denyut vagina Reni, membuatku hilang kontrol dan tidak mampu menahan lagi permainan ini.. hingga akhirnya aku merasakan kejatan-kejatan hebat disertai kenikmatan luar biasa saat cairan spermaku muncrat berhamburan di dalam liang vagina Renny.
Kami menawarkan Bonus Special untuk Member Setia :
1. BONUS DEPOSIT NEW MEMBER 20%
2. BONUS DEPOSIT HARIAN 10%
3. KOMISI MINGGUAN 20%
4. HADIAH KARTU JACKPOT POKER DARI POKERPELANGI188 DENGAN MAUPUN TANPA MEMBELI TIKET JACKPOT.

Buruan Daftarkan Diri Anda Dan Raih Hoki Anda Hanya Bersama Kami

Selamat Bergabung Bersama Kami..
Karena Kami Sangat Memprioritaskan Kenyamanan Member..
Terima Kasih..

Perawani Gadis Karaoke Perawani Gadis Karaoke Reviewed by PokerResmiIndonesia on April 01, 2019 Rating: 5

Kenangan Perpisahan Terindah yang Tak Terlupakan

March 31, 2019
This summary is not available. Please click here to view the post.
Kenangan Perpisahan Terindah yang Tak Terlupakan Kenangan Perpisahan Terindah yang Tak Terlupakan Reviewed by PokerResmiIndonesia on March 31, 2019 Rating: 5
Powered by Blogger.
×
Judul